Perpindahan Kalor atau Panas Secara Konduksi atau Rambatan

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang:
Perpindahan Kalor atau Panas Secara Konduksi atau Rambatan
Disimak baik-baik ya…

 

Pengertian Kalor
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kalor memiliki arti sebagai tenaga panas yang dapat diterima dan diteruskan oleh satu benda ke benda lain secara hantaran (konduksi), penyinaran (radiasi), atau aliran (konveksi).

kalor ini memiliki satuan internasional yang disebut joule dan satuan umum yang disebut dengan kalori. Panas atau kalor juga memiliki pengaruh terhadap suatu benda dengan menimbulkan adanya perubahan suhu serta perubahan bentuk atau wujudnya.

Pengertian Perpindahan Kalor atau Panas
Perpindahan panas adalah perpindahan energi akibat adanya perbedaan suhu di antara dua tempat yang berbeda. Bahasan utama dalam perpindahan panas ialah cara energi di dalam panas dapat berpindah tempat dan laju perpindahannya dalam kondisi tertentu.

BACA:  Mengenal Louis Pasteur: Ilmuan yang menemukan Pasteurisasi

Perpindahan panas meliputi proses pemasukan dan pengeluaran panas dan faktor penentu terjadinya perpindahan panas ialah adanya perbedaan suhu. Perpindahan panas dari suatu benda ke benda lainnya dapat terjadi secara konduksi (hantaran/rambatan), konveksi (aliran), dan radiasi (cahaya).

Perpindahan Panas Secara Konduksi atau Rambatan
Konduksi adalah proses perpindahan kalor yang terjadi pada suatu zat tanpa disertai perpindahan partikel-partikel dari zat tersebut. Konduksi umumnya terjadi pada zat padat terutama yang bersifat konduktor.

 

Konduksi adalah bentuk perpindahan panas paling umum pada benda padat pada kontak termal, panas dipindahkan dengan konduksi ketika atom yang saling berdampingan menggetarkan satu sama lain, atau ketika elektron berpindah dari satu atom ke atom lain.

BACA:  Perbedaan Unsur Intrinsik dan Unsur ekstrinsik pada Pantun

Secara sederhana, Konduksi adalah perambatan panas tanpa disertai perpindahan zat perantara. Perpindahan panas secara konduksi terjadi jika panas mengalir dari tempat dengan suhu tinggi ke tempat dengan suhu yang lebih rendah menggunakan media penghantar panas tetap.

Contoh Perpidahan Kalor atau Panas Secara Konduksi atau Rambatan
Berikut ini adalah contoh perpindahan kalor atau panas secara konduksi atau rambatan:
1. Menyetrika Baju
2. Knalpot kendaraan menjadi panas ketika mesin dihidupkan
3. Sendok stainless steel terasa panas ketika mengaduk teh panas
4. Cangkir yang terasa panas karena diisi oleh air panas
5. Panci atau wajan yang panas ketika akan memasak diatas kompor

Nah, demikian pembahasan kita tentang :

 
BACA:  Pengertian Evaporasi, Laju Evaporasi dan Faktor yang Berpengaruh serta Metode Pengukurannya

Perpindahan Kalor atau Panas Secara Konduksi atau Rambatan

Semoga Membantu ^-^

Semangat Belajar, Good Luck.

BACA JUGA:

© 2022 GURULESPRIVAT.NET