Pengertian Infiltrasi Meliputi Proses dan Faktor Pengaruh

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas jawaban dari soal berikut:
Pengertian Infiltrasi Meliputi Proses dan Faktor Pengaruh
disimak baik-baik ya…

 

Pengertian Infiltrasi
Infiltrasi adalah aliran air ke dalam tanah melalui permukaan tanah itu sendiri. Di dalam tanah, air mengalir ke arah pinggir, sebagai aliran perantara menuju mata air, danau, dan sungai atau secara vertikal yang dikenal dengan penyaringan menuju air tanah.

infiltrasi adalah suatu proses masuknya air hujan ke dalam tanah sebagai akibat dari adanya gaya kapiler sekaligus gaya gravitasi supaya air dapat masuk ke tanah yang lebih dalam. Infiltrasi ini juga dapat disebut juga sebagai cara air bergerak ke dalam tanah melalui celah-celah dan pori-pori tanah serta batuan menuju muka air tanah.

BACA:  Pengertian Politik Pintu Terbuka dan Dampakya bagi Bangsa Indonesia

Proses Infiltrasi
Proses terjadinya infiltrasi ini diawali ketika air hujan telah menyentuh permukaan tanah, yang mana sebagian maupun seluruh air hujan tersebut pasti akan masuk ke dalam tanah melalui pori-pori permukaan tanah. Proses masuknya air hujan tersebut menuju tanah disebabkan oleh adanya tarikan gaya gravitasi dan kapiler tanah. Laju dari proses infiltrasi biasanya akan dipengaruhi oleh gaya gravitasi dan dibatasi oleh besarnya diameter pada pori-pori tanah.

Dalam proses infiltrasi ini setidaknya akan melibatkan tiga proses yang tidak saling bergantung tetapi tetap saling berkaitan, yakni berupa:

  1. Proses masuknya air hujan melalui pori-pori permukaan tanah.
  2. Tertampungnya air hujan tersebut di dalam tanah.
  3. Proses mengalirnya air menuju tempat lain, baik ke arah bawah, samping, maupun atas.
BACA:  4 Jenis Klasifikasi Usaha Industri Sesuai SK Menteri No. 19/M/1/1986

Faktor Pengaruh Infiltrasi
Faktor-faktor yang memengaruhi infiltrasi adalah sebagai berikut:

 

1. Presipitasi
Dalam meteorologi, presipitasi adalah setiap produk dari kondensasi uap air di atmosfer. Ia terjadi ketika atmosfer menjadi jenuh dan air kemudian terkondensasi dan keluar dari larutan tersebut (terpresipitasi). Udara menjadi jenuh melalui dua proses, pendinginan atau penambahan uap air. Besar, tipe, dan durasi presipitasi dapat memengaruhi inflitrasi melalui berbagai cara.

2. Karakteristik tanah
Porositas tanah sangat penting dalam menentukan kapasitas infiltrasi. Tanah yang memiliki ukuran pori-pori kecil, seperti lempung, memiliki kapasitas infiltrasi yang lebih kecil daripada tanah yang memiliki ukuran pori besar, seperti pasir.

3. Kelembaban tanah
Ketika tanah berada pada kondisi setengah jenuh, infiltrasi dapat terjadi dengan laju sedang. Sementara itu, kapasitas infiltrasi tertinggi dapat tercapai ketika tanah berada pada kondisi tidak jenuh.

BACA:  Ciri-ciri Dari Protista Secara Umum

4. Material organik dalam tanah
Apabila suatu lahan diberi permukaan impermeabel seperti trotoar di atasnya, infiltrasi tidak dapat terjadi karena air tidak dapat menembus permukaan impermeabel tersebut. Pada tanah lempung berpasir, laju infiltrasi pada tanah yang memiliki tutupan kecil dapat sembilan kali lebih besar daripada tanah yang tidak tertutup.

 

5. Kemiringan
Semakin besar kemiringan suatu lahan, maka limpahan yang juga terjadi juga semakin besar dan menyebabkan laju infiltrasi semakin kecil.

Nah, demikian pembahasan kita tentang jawaban dari soal:
Pengertian Infiltrasi Meliputi Proses dan Faktor Pengaruh
Semangat Belajar, Good Luck. ^-^

BACA JUGA:

© 2022 GURULESPRIVAT.NET