Latar Belakang Perubahan Rumusan Pancasila pada Sila Pertama

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas jawaban dari soal berikut:
Latar Belakang Perubahan Rumusan Pancasila pada Sila Pertama
disimak baik-baik ya…

 

Sejarah Pancasila
Pancasila adalah ideologi atau dasar negara Indonesia yang sejak kemerdekaan sampai saat ini belum pernah tergantikan sama sekali dan akan terus menjadi dasar negara Indonesia. Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta, Panca berarti Lima dan Sila berarti berbatu sendi, sebenarnya istilah Pancasila telah ada sejak jaman kerajaan Majapahit. Dalam buku Negarakertagama karangan Empu Prapanca dan buku Sutasoma karangan Empu Tantular termaktub istilah Pancasila.

Pancasila bermula dari Sukarno pada tanggal 1 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI 1. Sukarno sendiri membahas dasar Pancasila dalam sidang BPUPKI 1 tentang rancangan dasar Negara Indonesia merdeka. Istilah Pancasila berasal dari bahasa Sansekerta dan hal tersebutlah yang menginspirasi Sukarno untuk menetapkan dasar negara dengan nama Pancasila.

BACA:  Pengertian Pembelahan Mitosis Meliputi Ciri-Ciri dan Tujuannya

Pada kitab Negarakertagama karangan Empu Prapanca pada 1365 tertulis “Yatnanggegwani Pancasyila Kertasangkarabhisekakakakrama”. Di mana artinya, raja menjalankan dengan khidmat kelima pantangan (Pancasila) itu, demikian juga dalam berbagai upacara ibadah dan dalam berbagai penobatan.

Istilah Pancasila juga ada pada Kakawin atau Kitab Sutasoma yang ditulis pada tahun 1851 dengan menggunakan aksara Bali, tapi berbahasa Jawa Kuno, dengan bahan naskah terbuat dari daun lontar.

Latar Belakang Perubahan Rumusan Pancasila pada Sila Pertama

Rumusan awal sila-sila dalam Pancasila itu sendiri pada dasarnya tercantum dalam isi Piagam Jakarta, namun dalam sidang PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) tanggal 18 Agustus 1945 akhirnya sila pertama Pancasila tersebut diubah.

BACA:  Mengenal Pahlawan Nasional Sultan Hasanuddin dan Perjuangannya

Latar belakang perubahan rumusan dasar negara sila pertama naskah Piagam Jakarta menurut Mohammad Hatta disebabkan oleh adanya rasa keberatan dari wakil-wakil pemeluk agama lain dengan rumusan sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.

 

Adanya rasa keberatan atas rumusan tersebut sehingga sila pertama diubah menjadi “Ketuhanan yang Maha Esa” atas hasil musyawarah dengan tujuan menjaga keutuhan bangsa Indonesia agar tidak terpecah belah.

Secara umum latar belakang perubahan rumusan dasar negara Pancasila pada sila pertama naskah Piagam Jakarta adalah sebagai berikut:
1. Rakyat Indonesia memiliki latar belakang agama dan kepercayaan yang berbeda-beda sehingga rumusan “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” tidak dapat mewakili seluruh rakyat Indonesia.
2. Tokoh pendiri bangsa Indonesia berusaha untuk menampung aspirasi dan pendapat dari perwakilan Indonesia Timur khususnya dari para pemeluk agama lain
3. Perubahan rumusan sila pertama dilakukan untuk mempertahankan keutuhan dan persatuan serta kesatuan bangsa Indonesia

BACA:  Variasi Menggiring Bola Dalam Permainan Bola Basket

Nah, demikian pembahasan kita tentang jawaban dari soal:
Latar Belakang Perubahan Rumusan Pancasila pada Sila Pertama
Semangat Belajar, Good Luck. ^-^

referensi: detik.com ; kumparan.com

 

BACA JUGA:

© 2022 GURULESPRIVAT.NET