Pengertian Protista dan Sejarah Klasifikasi Protista

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas jawaban dari soal berikut:
Pengertian Protista dan Sejarah Klasifikasi Protista
disimak baik-baik ya…

 

Pengertian
Protista adalah mikroorganisme eukariota yang bukan hewan, tumbuhan, atau fungus. Mereka pernah dikelompokkan ke dalam satu kerajaan bernama protista, tetapi sekarang tidak dipertahankan lagi.

Protista sendiri memiliki anggota yang sangat beragam, agar lebih mudah dipelajari  para ahli taksonomi membagi Protista dalam tiga kategori, yaitu :

  1. Protista yang menyerupai hewan (Protozoa), memiliki sifat yang hampir sama dengan hewan yaitu tidak bisa membuat makanannya sendiri namun dapat bergerak secara aktif.
  2. Protista yang menyerupai tumbuhan (Protophyta), biasa dikenal sebagai alga atau ganggang. Protophyta memiliki ciri khas seperti tumbuhan yaitu bisa melakukan fotosintesis.
  3. Protista yang menyerupai jamur, memiliki sifat heterotrof dan bisa membentuk struktur filamen. Namun, Protista jenis ini tidak bisa dimasukkan ke dalam kingdom Fungi karena ia tidak menghasilkan kitin.
BACA:  Mengetahui Pengertian istilah "Renaisans Sumeria"

Sejarah klasifikasi protista

  1. Tahun 1830-an, Protista pertama kali diusulkan untuk dipisah dari makhluk hidup lain, oleh pakar biologi Jerman, Georg A. Goldfuss yang memperkenalkan istilah Protozoa yang meliputi Ciliata dan Coral.
  2. Tahun 1845, penganut Goldfuss mengembangkannya agar meliputi semua hewan bersel satu seperti Foraminifera dan Ameba.
  3. Awal 1860-an, istilah Protoctista sebagai kategori klasifikasi pertama kali diusulkan oleh John Hogg, yang menganggap protista harus juga meliputi apa yang dia sebut dengan hewan dan tumbuhan primitif bersel satu. Dia mendefinisikan Protoctista sebagai kingdom keempat setelah tumbuhan, hewan, dan mineral.
  4. Kemudian kingdom mineral dibuang oleh Ernst Haeckel, tersisa tumbuhan, hewan, dan protista.
  5. Tahun 1938, Herbert Copeland menghidupkan lagi klasifikasi Hogg. Menurutnya, “Protoctista” secara harfiah berarti “makhluk hidup pertama”. Dia menyanggah istilah Haeckel protista karena meliputi mikrob tak berinti sel seperti Bakteri, sementara istilah protoctista tidak meliputinya. Sebaliknya, protoctista meliputi eukaryota berinti sel seperti diatom, alga hijau dan fungi.
  6. Perombakan besar oleh Copeland ini kemudian menjadi dasar dari klasifikasi Whittaker yang hanya membagi Protoctista menjadi Protista dan Fungi. Kingdom Protista ini kemudian berfungsi sebagai pembeda antara prokaryota yang dimasukkan kingdom Monera, dan mikroorganisme eukaryotik yang dimasukkan Protista definisi Whittaker.
  7. Sistem lima kingdom bertahan hingga ditemukannya filogenetik molekular di akhir abad ke-20, karena ternyata protista dan monera tidak ada hubungannya (bukan kelompok monofiletik).
  8. Tahun 2004, Cavalier-Smith menetapkan Sistem enam kingdom berdasarkan molekuler, ultrastruktur, dan palaeontological.
BACA:  Teori Sejarah Tentang Penemuan Listrik Bagi Peradaban Manusia

Nah, demikian pembahasan kita tentang jawaban dari soal:
Pengertian Protista dan Sejarah Klasifikasi Protista
Semangat Belajar, Good Luck. ^-^

BACA JUGA:

© 2022 GURULESPRIVAT.NET