Mengetahui Proses Tekanan Sistol Pada Jantung

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang Mengetahui Proses Tekanan Sistol yang Terjadi Pada Jantung, disimak baik-baik ya…

Pengertian Tekanan Sistol pada Jantung

Tekanan sistolik adalah tekanan darah saat jantung berdetak dan berkontraksi (berkerut) memompa darah ke seluruh tubuh.

 

Istilah ini secara khusus digunakan untuk merujuk pada tekanan arterial maksimum saat terjadi kontraksi pada lobus ventrikular kiri dari jantung. Rentang waktu terjadinya kontraksi disebut systole.

Proses Tekanan Sistol Pada Jantung
Dilansir situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Jantung adalah organ tubuh yang bertugas memompa darah sehingga darah mengalir ke seluruh tubuh. Darah merpakan sarana pengangkut oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh seluruh sel di dalam tubuh. Darah mengalir di dalam pembuluh darah.

Jantung memompa darah karena adanya otot jantung.

Saat otot pada bilik berkontraksi maka darah akan mendapatkan dorongan.Dorongan tersebut untuk mengalir keluar dari jantung melalui pembuluh aorta yang disebut tekanan darah sistol.

BACA:  Pengertian Titik Didih Meliputi Rumus dan Tabel Konstanta

Sedangkan saat bilik berelaksasi, maka darah akan mendapatkan dorongan untuk masuk ke dalam serambi melalui pembuluh vena, disebut darah diastol.

 

Tekanan sistol normal akan terukur sebesar 120 mmHg dan Tekanan darah diastole secara normal akan terukur sebesar 80 mmHg.

Jika pada saat mengukur tekanan darah dengan alat tensimeter, maka biasanya akan tampak angka systole dan diastole misalnya 120/80 mmHg.

Jika tekanan darah melebihi angka tersebut maka orang tersebut menderita kelainan hipertensi yaitu tekanan darah yang terlalu tinggi.

Jika terjadi hipertensi maka orang tersebut juga memiliki resiko untuk kelainan lain terkait sistem peredaran darah misalnya pecahnya pembuluh darah di otak atau kita biasa kenal dengan istilah stroke.

 

Sedangkan jika tekanan darah kurang dari angka tersebut maka orang tersebut menderita kelainan hipotensi yaitu tekanan darah yang terlalu rendah.

Sistem Peredaran Darah pada Manusia
Terdiri atas jantung, pembuluh darah dan darah.

Bagian-Bagian Jantung Manusia

Pada Organ Jantung terdiri atas 3 lapisan yakni :
1. Pericardium
2. Myocardium
3. Endocardium

BACA:  Mengetahui Fungsi Serambi Pada Telinga

Pada Ruangan Jantung terdiri atas 4 bagian, yakni:
1, Serambi kanan yang berfungsi menerima darah kaya karbon dioksida dari seluruh tubuh
2. Serambi kiri yang berfungsi menerima darah kaya oksigen dari paru-paru
3. Bilik kanan yang berfungsi memompa darah kaya karbon dioksida ke paru-paru
4. Bilik kiri yang berfungsi memompa darah kaya oksigen ke seluruh tubuh

Pada Katup Jantung terdiri atas 3 bagian, yakni :
1. Valvula bikuspedalis yang terletak diantara serambi kiri dengan bilik kiri.
2. Valvula trikuspedalis yang terletak diantara serambi kanan dengan bilik kanan.
3. Valvula semilunaris yang terletak di aorta.

Pembuluh darah Pada Manusia

Berdasarkan aliran darah, permbuluh darah terdiri dari 3 jenis, yakni :
1. Pembuluh nadi (arteri) berfungsi untuk mengalirkan darah yang mengandung oksigen dari jantung ke seluruh tubuh.
2. Pembuluh balik (vena ) berperan membawa darah yang kaya akan karbon dioksida dari seluruh tubuh kembali ke jantung.
3. Pembuluh darah Kapiler yang sangat halus, berdinding tipis, dan berpori. Berperan sebagai tempat pertukaran oksigen dan karbon dioksida.

BACA:  Mengenal Pahlawan Nasional Sultan Ageng Tirtayasa dan Perjuangannya

Darah Pada Manusia

Darah memiliki warna merah dengan tekstur yang lengket dan sedikit kental. Umumnya, rata-rata tubuh manusia mengandung sekitar 4-5 liter darah.

Darah terdiri dari plasma darah, sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit).

Fungsi darah dalam tubuh manusia, yakni :
1. Melakukan proses pembekuan darah
2. Menyalurkan nutrisi ke seluruh tubuh
3. Adanya zat antibodi yang berfungsi melawan bakteri dan penyakit
4. Mengalirkan oksigen, hormon, dan berbagai komponen penting bagi kesehatan tubuh manusia
5. Membawa keluar zat beracun dan sisa metabolisme, karbon dioksida, dari tubuh manusia

Nah, demikian pembahasan kita kali ini tentang Mengetahui Proses Tekanan Sistol Pada Jantung, jika masih ada yang belum jelas atau ada yang ingin di tanyakan kembali, silahkan comment di kolom komntar ya,,,

Semangat Belajar, Good Luck.

BACA JUGA:

© 2022 GURULESPRIVAT.NET