Mengetahui Pengertian istilah “Renaisans Sumeria”

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas jawaban dari soal berikut:
Mengetahui Pengertian istilah “Renaisans Sumeria”
disimak baik-baik ya…

 

Sejarah Peradaban Sumeria
Sumeria atau Bangsa Sumer adalah sebuah peradaban kuno di Mesopotamia selatan selama masa Chalcolithic dan Abad Perunggu Awal yang saat ini adalah daerah yang berada di Irak bagian setalan. Meskipun jejak-jejak awal peradaban di daerah ini ditemukan sekitar tahun 2500 SM, tetapi para sejarawan modern berpendapat bahwa bangsa Sumer ditinggali secara permanen dari sekitaran tahun 5500 hingga 4000 SM oleh orang orang non Semit yang berkomunikasi menggunakan Bahasa Sumeria.

Sejarah Sumeria merupakan prasejarah yang diambil untuk memasukkan periode-periode Ubaid dan Uruk, terbentang pada milenium ke-5 sampai ke-3 SM, yang berakhir dengan jatuhnya Dinasti Ketiga Ur pada sekitar tahun 2004 SM, diikuti oleh periode transisi negara-negara Amori sebelum bangkitnya Babilonia pada abad ke-18 SM.

BACA:  Mengenal Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro dan Perjuangannya

Para peneliti berpendapat bahwa bahasa Sumeria awalnya merupakan bahasa para pemburu dan nelayan, yang hidup di rawa-rawa dan kawasan pantai Arabia Timur, yang merupakan bagian dari kebudayaan bifasial Arabia. Bangsa Sumer telah mengenal bercocok tanam dan sudah memiliki sistem pengairan. Bangunan-bangunan mereka dibuat dari lumpur dan menganut agama politheisme.

Bangsa Sumeria merupakan bangsa yang pertama kali mendiami kawasan Mesopotamia, sehingga bangsa Sumeria pantas disebut sebagai penduduk asli Mesopotamia. Bangsa Sumeria datang dari wilayah Asia Kecil sekitar tahun 3.500 tahun SM. Pada awalnya, bangsa Sumeria mengolah lahan pertanian yang subur sebagai mata pencahariannya. Lama kelamaan, bangsa Sumeria dapat membangun sistem pengairan untuk menanggulangi banjir dan menyalurkan air ke lahan-lahan pertanian, seperti sistem irigasi dan kanal.

BACA:  Mengetahui Persamaan dan Perbedaan Malvaceae dengan Zingiberaceae

Renaisans Sumeria
Peradaban bangsa Sumeria terus mengalami perkembangan pesat dan dengan hasil pertanian yang melimpah Bangsa Sumeria berhasil mendirikan 12 kota besar, semacam negara kota, diantaranya Ur, Uruk, Lagash, Nippur, Girsu dan Eridu. Nippur dan Girsu dikenal sebagai kota keagamaan.

 

Pada sekitar tahun ±2600 SM, negara kota seperti Kish, Ur, Uruk, Lagash dan Nippur paling menonjol jika dibandingkan dengan negara kota lainnya. Penguasan dari negara – negara kota ini kemudian saling memperebutkan pengaruh (hegemoni) dan berambisi menjadi pemimpin bangsa Sumeria. Dari siniliah kemudian muncul dinasti awal Sumeria yakni penguasa negara kota yang menjadi raja dan menjadikan negara – negara kota yang kalah menjadi bawahannya. Perlahan – lahan, system kerajaan pun terbentuk.

BACA:  Ketahui Perbedaan Antara Iklim dengan Cuaca

Istilah Renaissannce (bahasa Prancis) berasal dari kata rinascita (bahasa Italia) yang artinya kelahiran kembali. Era kebangkitan Sumeria (Sumerian Renaissance) mengacu kepada Mesopotamia kembali dikuasai oleh penduduk asli mereka,yaitu Bangsa Sumeria.

Raja – raja bangsa Sumeria silih berganti hingga pada masa pemerintahan Raja Lugal-Zage-Si dari Uruk (±2350-2330 SM), Sumeria dikuasai Akkadia dibawah penaklukan Raja Sargon Agung yang memerintah Sumeria ±2330 – 2275 SM.

Nah, demikian pembahasan kita tentang jawaban dari soal:
Mengetahui Pengertian istilah “Renaisans Sumeria”
Semangat Belajar, Good Luck. ^-^

 

BACA JUGA:

© 2023 GURULESPRIVAT.NET