Kenali Ciri-Ciri dan Jenis Hewan Invertebrata

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas jawaban dari soal berikut:
Kenali Ciri-ciri dan Jenis Hewan Invertebrata
disimak baik-baik ya…

 

Pengertian Invertebrata
Invertebrata adalah sebuah istilah yang diungkapkan oleh Chevalier de Lamarck untuk menunjuk hewan yang tidak memiliki tulang belakang.

Invertebrata atau avertebrata adalah hewan yang tidak memiliki tulang punggung antar ruas-ruas tulang belakang. Hewan invertebrata ini terbagi atas beberapa golongan yaitu filum Protozoa, Porifera, Arthopoda, Platyhelmintes, Nemathelminthes, Annelida, Coelenterata, Mollusca, dan Echinodermata.

Contoh invertebrata adalah serangga, ubur-ubur, hydra, cumi-cumi, dan cacing. Invertebrata mencakup sekitar 97 % dari seluruh anggota kerajaan Animalia.

Klafisikasi Avertebrata
Terdapat 8 filum dalam klafisikasi avertebrata yaitu:
1. Annelida
Annelida atau Annelida, dari bahasa Latin anellus yang berarti “cincin kecil”,adalah filum luas yang terdiri dari cacing bersegmen, dengan sekitar 15.000 spesies modern, antara lain cacing tanah, pacet dan lintah.

Filum ini ditemukan di sebagian besar lingkungan basah, seperti air tawar dan di laut. Panjang anggotanya mulai dari di bawah satu milimeter sampai tiga meter. Filum ini dikelompokkan menjadi tiga kelas yaitu Polychaeta, Oligochaeta, dan Hirudinea.

 
BACA:  Mengenal Pengertian dan Jenis-Jenis Hujan dalam Kehidupan Manusia

2. Arthropoda
Artropoda adalah filum yang paling besar dalam dunia hewan dan mencakup serangga, laba-laba, udang, lipan, dan hewan sejenis lainnya. Artropoda biasa ditemukan di laut, air tawar, darat, dan lingkungan udara, termasuk berbagai bentuk simbiosis dan parasit. Artropoda juga dikenal dengan nama hewan berbuku-buku atau hewan beruas.

3. Coelenterata
Coelenterata adalah hewan yang menggunakan rongga tubuhnya atau perut sebagai tempat pencernaan makanan. Coelenterata dikenal juga dengan filum cnidaria yang merupakan sebuah filum yang terdiri dari lebih dari 10.000 spesies hewan sederhana yang hanya ditemukan di perairan, kebanyakan lingkungan laut.

4. Echinodermata
Filum Echinodermata (dari bahasa Yunani untuk kulit berduri) adalah sebuah filum hewan laut yang mencakup bintang laut, teripang, dan beberapa kerabatnya. Kelompok hewan ini ditemukan di hampir semua kedalaman laut. Filum ini muncul di periode Kambrium awal dan terdiri dari 7.000 spesies yang masih hidup dan 13.000 spesies yang sudah punah.

BACA:  Mengenal Pengertian dan Sifat Benda Gas

5. Mollusca
Moluska atau filum Mollusca, dari bahasa Latin: molluscus = lunak merupakan hewan triploblastik selomata yang bertubuh lunak. Moluska merupakan filum terbesar kedua dalam kerajaan binatang setelah filum Arthropoda. Saat ini diperkirakan ada 75 ribu jenis, ditambah 35 ribu jenis dalam bentuk fosil. Moluska hidup di laut, air tawar, payau, dan darat.

 

6. Nemathelminthes
Nemathelminthes memiliki tubuh berbentuk bulat panjang seperti benang dengan ujung-ujung yang meruncing. Cacing ini memiliki rongga tubuh semu, sehingga disebut sebagai hewan pseudoselomata. Nemathelminthes umumnya memiliki ukuran tubuh yang mikroskopis, namun ada pula yang mencapai panjang 1 meter. Individu betina berukuran lebih besar daripada individu jantan.

7. Platyhelminthes
Platyhelminthes adalah filum dalam Kerajaan Animalia (hewan). Filum ini mencakup semua cacing pipih kecuali Nemertea, yang dulu merupakan salah satu kelas pada Platyhelminthes, yang telah dipisahkan. Beberapa contoh Platyhelminthes adalah Planaria yang sering ditemukan di balik batuan (panjang 2–3 cm), Bipalium yang hidup di balik lumut lembap (panjang mencapai 60 cm), Clonorchis sinensis, cacing hati, dan cacing pita.

BACA:  Contoh Teks Eksplanasi Tertema Tanah Longsor

8. Porifera
Filum porifera atau dikenal juga dengan nama spons merupakan hewan yang bersel banyak (metazoa) paling sederhana atau primitif. Porifera berasal dari kata Latin yang berarti “berpori” atau spons atau bunga karang adalah organisme multiseluler, yang mempunyai banyak pori sehingga air dapat melewatinya.

Tubuh mereka terdiri dari mesohil yang diapit dua lapisan tipis sel. Spons memiliki sel yang tak terspesialisasi atau tdk memiliki tugas khusus dan dapat berubah menjadi tipe sel lain serta dapat berpindah antara lapisan sel utama dan mesohil.

Nah, demikian pembahasan kita tentang jawaban dari soal:
Kenali Ciri-Ciri dan Jenis Hewan Invertebrata
Semangat Belajar, Good Luck. ^-^

BACA JUGA:

© 2022 GURULESPRIVAT.NET