10 Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah Beserta Ciri-cirinya

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang :
10 Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah Beserta Ciri-cirinya
Disimak baik-baik ya…

 

Pengertian Sistem Peredaran Darah

Sistem peredaran darah atau sistem kardiovaskular atau yang biasa disebut sistem sirkulasi adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat dan nutrisi ke dan dari sel.

Ada dua jenis sistem peredaran darah:
1. Sistem peredaran darah terbuka
Darah mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel dan karbon dioksida dalam arah yang berlawanan
2. Sistem peredaran darah tertutup.
Darah mengangkut nutrisi yang berasal dari pencernaan seperti lemak, gula dan protein dari saluran pencernaan dalam jaringan masing-masing untuk mengonsumsi, sesuai dengan kebutuhan mereka, diproses atau disimpan.

Gangguan pada Sistem Peredaran Darah Beserta Ciri-cirinya
1. Tekanan darah tinggi (hipertensi)
Salah satu gangguan pada sistem peredaran darah yang paling umum terjadi adalah tekanan darah tinggi. Hipertensi seringkali tidak bergejala, namun bila muncul gejala bisa berupa sakit kepala, mimisan, sesak napas, dan pusing.

BACA:  Arti Penting Penemuan Yupa dari Kerajaan Kutai Terhadap Sejarah Indonesia

2. Aterosklerosis
Aterosklerosis adalah kondisi ketika pembuluh darah arteri mengeras dan kaku, sehingga mengganggu aliran darah ke organ dan jaringan tubuh.
Faktor-faktor yang meningkatkan risiko terjadinya aterosklerosis, yakni tekanan darah tinggi, merokok, obesitas, dan diabetes. Pada tahap awal, ateroklerosis umumnya tidak menimbulkan gejala.
Lama-kelamaan dapat menyebabkan arteri sangat menyempit, sehingga menghambat aliran darah pada organ-organ tubuh penting, seperti otak, jantung, dan ginjal, serta bagian tubuh tertentu, seperti lengan dan kaki.

 

3. Serangan jantung
Serangan jantung adalah gangguan pada sistem peredaran darah yang serius dan tergolong sebagai kondisi kegawatan medis.
Beberapa gejala serangan jantung, yaitu nyeri dada, sesak napas, pusing, merasa lemah, serta timbulnya perasaan cemas yang luar biasa. Penyebab utama serangan jantung adalah penyakit jantung koroner.

4. Trombosis vena dalam (deep vein thrombosis atau DVT)
Trombosis vena dalam atau deep vein thrombosis adalah kondisi ketika pembuluh darah vena tersumbat oleh bekuan darah. Kondisi ini sering kali terjadi pada area tungkai.
Penyakit ini dapat menimbulkan gejala berupa tungkai bengkak dan nyeri, serta kulit di tungkai yang bermasalah menjadi menjadi merah dan terasa hangat.

BACA:  Sejarah Perjanjian Versailles dan Uraian Singkat Isi Perjanjian Versailles

5. Iskemia
Iskemia adalah istilah medis yang digunakan jika jaringan tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup, misalnya pada otot jantung. Iskemia pada jantung biasanya disebabkan oleh penyempitan atau penyumbatan satu atau lebih arteri koroner, yakni arteri yang memasok darah ke otot jantung.

6. Stroke
Stroke adalah kondisi medis serius yang dapat mengancam jiwa. Stroke terjadi saat suplai darah ke bagian otak terputus atau mengalami gangguan. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan otak, kelumpuhan, dan bahkan kematian.

 

7. Varises
Varises merupakan pembesaran pembuluh darah vena yang biasanya menyerang bagian kaki. Varises ini terjadi karena penumpukan darah pada pembuluh darah di kaki.

8. Trombus
Trombus adalah gumpalan bekuan darah yang kemudian menyumbat pembuluh darah di tempat terjadinya kerusakan. Trombus bisa terjadi karena adanya disfungsi endothel.

9. Embolus
Embolus merupakan gumpalan bekuan darah yang bergerak di sistem sirkulasi dan kemudian terjebak di dalam pembuluh darah kecil. Pembuluh darah ini bisa kehilangan elastisitasnya karena ada sumbatan dan menyebabkan penyakit lainnya seperti ateroskleros dan ateriosklerosis. Ateroskleros adalah penyumbatan yang disebabkan oleh lemak, sedangkan Ateriosklerosis merupakan penyumbatan oleh zat kapur.

BACA:  Mengenal Pahlawan Nasional Untung Suropati dan Perjuangannya

10. Angina
Angina merupakan penyakit pada sistem peredaran darah yang ditandai dengan berat dan berulang ketidaknyamanan pada dada dan nyeri. Kondisi ini disebabkan karena kurangnya pasokan darah atau suplai oksigen pada otot jantung. Ini merupakan komplikasi yang disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah. Angina sering dianggap sebagai tanda peringatan serangan jantung yang akan datang.

Baca juga : Mengetahui Proses Tekanan Sistol Pada Jantung

Nah, demikian pembahasan kita kali ini tentang : 10 Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah Beserta Ciri-cirinya.

Jika masih ada yang belum jelas atau ada yang ingin ditanyakan kembali, silahkan comment di kolom komentar ya,,,

Semangat Belajar, Good Luck.

referensi : alodokter.com ; liputan6.com

BACA JUGA:

© 2022 GURULESPRIVAT.NET