Latar Belakang Peralihan Kehidupan Manusia Dari Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan Menuju Masa Bercocok Tanam

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas jawaban dari soal berikut:

 

Jelaskan latar belakang peralihan kehidupan manusia dari masa berburu dan mengumpulkan makanan menuju masa berccok tanam!

disimak baik-baik ya…

Bukan hanya dikehidupan modern yang kehidupan masyarakatnya selalu berkembang, bahkan sejak zaman prasejarah kehidupan masyarakatnya selalu berkembang dan mengalami perubahan. Pada awalnya, masyarakat praaksara hidup secara berpindah-pindah atau dikenal dengan istilah nomaden dengan memanfaatkan alat-alat primitif yang masih sangat sederhana. Kemudian mereka berubah menjadi semi nomaden, dan berubah lagi menjadi menetap di suatu tempat.

Berdasarkan corak kehidupannya, zaman praaksara dapat dibagi menjadi tiga periode, yaitu masa berburu dan meramu, masa bercocok tanam, dan masa perundagian.

Masa berburu dan Meramu
Corak kehidupan manusia purba yang paling sederhana, yaitu pada masa berburu dan meramu. Pada periode awal munculnya peradaban manusia ini, kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan bahan yang disediakan alam masih sangat terbatas. Umumnya, peralatan yang digunakan terbuat dari batu, kayu, atau tulang yang masih sederhana.

 
BACA:  Teori Gravitasi dan Hukum Gravitasi Universal Newton

Masa Bercocok Tanam
Cara hidup dengan berburu dan meramu mulai ditinggalkan oleh masyarakat prasejarah. Kemampuan berpikir mereka semakin terasah untuk menjawab tantangan alam. Hal ini ditandai dengan kemampuan mereka dalam menghasilkan makanan dengan bercocok tanam. Manusia yang hidup pada masa bercocok tanam diperkirakan satu periode dengan Zaman Neolitikum. Masa bercocok tanam sering disebut sebagai masa revolusi kebudayaan karena terjadi perubahan besar pada berbagai corak kehidupan masyarakat praaksara.

Latar Belakang Peralihan Kehidupan Manusia Dari Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan ke Masa Bercocok Tanam
Latar belakang peralihan kehidupan manusia dari masa berburu dan mengumpulkan makanan ke masa bercocok tanam karena secara tidak sengaja manusia pada saat itu menemukan cara agar tanaman bisa berkembang biak atau menghasilkan sumber makanan karena di tanam.

BACA:  Mengetahui Cara Menentukan Kutub Elektromagnet

Sebelum sebelum memasuki masa bercocok tanam manusia pada saat itu hidup dengan mengandalkan sumber makanan dari alam atau yang disebut dengan masa berburu dan mengumpulkan makanan ( food gathering ).

Mereka melakukan ini awalnya sebagai bentuk pertahanan diri mereka dari ancaman binatang, namun lambat laun kegiatan ini menjadi sebuah kebiasaan yang dilakukan guna mendapatkan makanan. Ketika makanan di alam sekiranya sudah habis mereka akan berpindah tempat mencari hutan atau alam lain yang memiliki banyak sumber makanan.

 

Jauh setelah perkakas batu berkembang, manusia mulai mencoba menggarap tanan dan hidup menetap, dengan bercocok tanam, manusia lebih mendapat jaminan dalam menemukan makanan dan melanjutkan hidup mereka.

BACA:  Pengertian, Penggolongan dan Dampak Buruk Narkotika

Dengan adanya dorongan kebutuhan hidup dan perkembangan akal, masyarakat pada saat itu menemukan cara bercocok tanam, yaitu dengan menanam biji yang lalu beberapa waktu tumbuhlah pohon baru dan menghasilkan buah atau sayuran. Lama kelamaan mereka membuka lahan di hutan dan menanami tanah itu dengan benih buah atau sayur.

Masa Perundagian

Kata perundagian diambil dari kata undagi, yang artinya seseorang yang memiliki keterampilan jenis usaha tertentu, seperti pembuatan gerabah, perhiasan, kayu, batu, dan logam. Masa perundagian merupakan periode akhir prasejarah atau yang lazim disebut Zaman Logam.

Nah, demikian pembahasan kita tentang jawaban dari soal :

Jelaskan latar belakang peralihan kehidupan manusia dari masa berburu dan mengumpulkan makanan menuju masa berccok tanam!

Semoga Membantu ^-^

Semangat Belajar, Good Luck.

BACA JUGA:

© 2022 GURULESPRIVAT.NET