Hubungan Genotip dan Fenotip pada Perkawinan dalam Biologi

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang Hubungan Genotip dan Fenotatip pada Perkawinan dalam Biologi. Disimak baik-baik ya…

 

Pengertian Perkawinan dalam Biologi
Perkawinan dalam ilmu biologi khususnya genetika disebut juga sebagai persilangan atau hibridisasi adalah perkawinan antarindividu ataupun populasi yang berbeda secara genetik untuk menghasilkan gabungan sifat atau rekombinasi gen dari kedua individu pada keturunan-keturunannya.

Pengertian Genotip
Genotip adalah komposisi atau susunan genetik yang sebenarnya dari suatu organisme, berasal dari bahasa Yunani “genos” berarti lahir dan “typos” berarti tanda, yang secara definisi genotatip berkaitan dengan genetika seseorang sejak lahir.

Genotip adalah susunan gen khas yang dimiliki seseorang yang diwariskan dari orang tua. Genotip terdiri dari susunan genom yang khas dan berbeda pada tiap orang kecuali kembar identik. Contoh dari genotip adalah gen yang mewarisi warna mata, bentuk hidung, warna rambut, ukuran sepatu, hingga tinggi badan.

BACA:  Pengertian dan Jenis-Jenis Diskriminasi dalam Lingkup Sosiologi

Pengertian Fenotip
Sifat yang ditunjukkan akibat pengkodean dalam genotip disebut fenotip. Fenotip adalah ciri fisik aktual yang ditunjukkan oleh organisme.

Fenotip adalah ciri khas pada seseorang yang secara fisik mudah diamati sebagai contoh warna kulit. Seseorang dapat terlahir berkulit putih karena genotip dari orang tuanya tetapi karena tinggal di daerah yang panas lama kelamaan kulitnya bisa menjadi sawo matang. Ciri khas ini, meski pada awalnya ditentukan oleh genotip, juga bisa berubah menyesuaikan lingkungan tempat tinggal.

 

Hubungan Genotatip dan Fenotip pada Perkawinan
Dalam biologi, perkawinan dapat diartikan sebagai proses pemaduan dan penggabungan sifat-sifat genetika untuk mewariskan ciri-ciri suatu spesies agar tetap lestari. Pemaduan dan pengabungan sifat-sifat genetika yang bersifat dominan adalah genotip.

BACA:  Persentase Kemungkinan Lahir Anak Laki-laki Buta Warna Albino dari Pernikahan Wanita Normal dan Albino dengan Laki-laki Buta warna dan Karier Albino

Seseorang memiliki susunan gen berdasarkan genotip yang diwariskan dari orangtuanya, sedangkan fenotip adalah ciri fisik yang terbentuk pada seseorang karena gabungan antara genotip dan pengaruh lingkungan. Jadi antara genotip dan fenotip memiliki hubungan yang sangat erat dan tidak dapat dipisahkan.

Nah, demikian pembahasan kita kali ini hubungan genotip dan fenotip pada perkawinan dalam biologi, jika masih ada yang belum jelas atau ada yang ingin di tanyakan kembali, silahkan comment di kolom komentar ya,,,

Semangat Belajar, Good Luck.

BACA JUGA:

© 2022 GURULESPRIVAT.NET