Teori Rekayasa Genetika dan Sejarah Penemuannya

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas jawaban dari soal berikut:
Teori Rekayasa Genetika dan Sejarah Penemuannya
disimak baik-baik ya…

 

Pengertian Rekayasa Genetika
Rekayasa genetika adalah manipulasi langsung gen suatu organisme menggunakan ilmu pengetahuan manusia yang dalam hal ini adalah bioteknologi.

Bioteknologi merupakan satu set teknologi yang digunakan untuk mengubah susunan genetik dari sel, termasuk transfer gen-gen yang berada dan melintasi batas-batas spesies untuk menghasilkan organisme yang meningkat. DNA baru diperoleh dengan mengisolasi dan menyalin materi genetik dari induk menggunakan metode DNA rekombinan atau sintesa DNA buatan.

Rekayasa genetik telah banyak diaplikasikan dalam berbagai bidang, termasuk penelitian, obat-obatan, bioteknologi industri dan pertanian.

Rekayasa genetik adalah suatu proses yang mengubah susunan genetik dari suatu organisme dengan menghapus atau memasukkan DNA. Tidak seperti pengembangbiakan hewan dan pemuliaan tanaman secara tradisional, yang melibatkan beberapa persilangan dan kemudian organisme terpilih dengan fenotip tertentu, rekayasa genetik mengambil gen secara langsung dari satu organisme dan memasukkan ke organisme lain.

BACA:  Kalimat Topik dan Kalimat Pengembang Dalam Teks Dampak Internet Bagi Pelajar

Proses ini jauh lebih cepat, dapat digunakan untuk menyisipkan gen-gen dari organisme apapun (bahkan organisme dari berbagai domain) dan mencegah agar gen yang tidak diinginkan tidak ikut ditambahkan.

 

Penelitian kloning dan sel induk, meskipun tidak dianggap sebagai rekayasa genetik, masih terkait erat dan rekayasa genetik dapat digunakan bersamaan dengan proses ini. Biologi sintesis adalah bidang ilmu yang sedang berkembang yang membuat rekayasa genetik semakin maju lagi dengan memperkenalkan bahan yang disintesis artifisial ke dalam suatu organisme.

Sejarah Penemuan Rekayasa Genetika
Istilah “rekayasa genetika” pertama kali diciptakan oleh Jack Williamson dalam novel fiksi ilmiahnya Dragon’s Island, yang diterbitkan pada 1951 – satu tahun sebelum peran DNA dalam faktor keturunan dikonfirmasi oleh Alfred Hershey dan Martha Chase, dan dua tahun sebelumnya James Watson dan Francis Crick menunjukkan bahwa molekul DNA memiliki struktur heliks ganda – meskipun konsep umum manipulasi genetik langsung telah dieksplorasi dalam bentuk yang belum sempurna dalam cerita fiksi ilmiah Stanley G. Weinbaum tahun 1936, Proteus Island.

BACA:  Mengenal Pahlawan Nasional Nyi Ageng Serang dan Perjuangannya

Pada 1972, Paul Berg menciptakan molekul DNA rekombinan pertama dengan menggabungkan DNA dari virus monyet SV40 dengan virus lambda.

Pada 1973, Herbert Boyer dan Stanley Cohen menciptakan organisme transgenik pertama dengan memasukkan gen resistensi antibiotik ke dalam plasmid bakteri Escherichia coli. Setahun kemudian Rudolf Jaenisch menciptakan tikus transgenik dengan memasukkan DNA asing ke dalam embrio, menjadikannya hewan transgenik pertama di dunia.

 

Pada 1976, Genentech, perusahaan rekayasa genetik pertama, didirikan oleh Herbert Boyer dan Robert Swanson dan setahun kemudian perusahaan itu menghasilkan protein manusia (somatostatin) di E.coli.

Percobaan lapangan pertama tanaman rekayasa genetik dilakukan di Perancis dan AS pada 1986, tanaman tembakau direkayasa agar tahan terhadap herbisida.

BACA:  Hubungan Antara Deklarasi Balibo Dengan Upaya yang Dilakukan Pemerintah Indonesia Dalam Mempercepat Proses Integrasi Timor Timur

Republik Rakyat Tiongkok adalah negara pertama yang mengkomersilkan tanaman transgenik, memperkenalkan tembakau yang resistan terhadap virus pada 1992.

Pada 2010, para ilmuwan di J. Craig Venter Institute menciptakan genom sintetis pertama dan memasukkannya ke dalam sel bakteri kosong. Bakteri yang dihasilkan, bernama Mycoplasma laboratorium, dapat mereplikasi dan menghasilkan protein.

Pada 2012, Jennifer Doudna dan Emmanuelle Charpentier berkolaborasi untuk mengembangkan sistem CRISPR/Cas9, teknik yang dapat digunakan untuk dengan mudah dan spesifik mengubah genom dari hampir semua organisme.

Nah, demikian pembahasan kita tentang jawaban dari soal:
Teori Rekayasa Genetika dan Sejarah Penemuannya
Semangat Belajar, Good Luck. ^-^

BACA JUGA:

© 2022 GURULESPRIVAT.NET