Program Penyelamatan Ekonomi Nasional Pada Masa Awal Orde Baru

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas jawaban dari soal berikut:
Jelaskan Secara Singkat Program Penyelamatan Ekonomi Nasional Pada Masa Awal Orde Baru
disimak baik-baik ya…

 

Pengertian Orde Baru
Menurut KBBI, kata baru berarti menggambarkan suatu hal yang belum pernah ada sebelumnya. Sedangkan orde berarti sistem pemerintahan. Secara terminologi, Orde Baru berarti suatu tatanan seluruh perikehidupan rakyat, bangsa dan negara yang diletakan kembali kepada pelaksanaan Pancasila dan UUD 45 secara murni dan konsekuen. Orde baru merupakan sistem pemerintahan di Indonesia yang menggantikan zaman sebelumnya didasarkan atas koreksi terhadap berbagai penyimpangan.

Pada awal masa Orde Baru, program ekonomi pemerintah lebih banyak tertuju kepada upaya penyelamatan ekonomi nasional terutama upaya mengatasi inflasi, penyelamatan keuangan negara, dan pengamanan kebutuhan pokok rakyat.

BACA:  4 Jenis Klasifikasi Usaha Industri Sesuai SK Menteri No. 19/M/1/1986

Dalam melaksanakan program ekonomi, pemerintah menetapkan kebijakan ekonomi jangka pendek dan jangka panjang.

1. Program Jangka Pendek
Presiden Soeharto pada awal pemerintahannya dihadapkan pada masalah yang cukup sulit dibidang ekonomi. Berbagai permasalahan terjadi seperti inflasi yang mencapai 650% berakibat melonjaknya harga-harga kebutuhan. Selain itu alat-alat produksi mengalami kerusakan terutama di sektor pertanian. Permasalah tersebut berakibat pada kurangnya tingkat kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Program jangka pendek diwujudkan dengan stabilisasi dan rehabilitasi ekonomi, program ini menumbuhkan hasil yang cukup baik. Tingkat inflasi semula mencapai 650% berhasil ditekan menjadi 120 pada tahun 1969. Kerusakan sarana prasaran mulai diperbaiki dan diremajakan. Pemerintah Orde Baru siap melaksanakan program jangka panjang khususnya dibidang pertanian.

 
BACA:  Hubungan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah Pada Masa Awal Setelah Proklamasi

2. Program Jangka Panjang
Pada 1 April 1969, pemerintah menciptakan landasan untuk pembangunan yang disebut sebagai Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita). Repelita I (1969) tersebut fokus pada rehabilitasi prasarana penting dan pengembangan iklim usaha dan investasi, Repelita II (1974-1979) dan Repelita III (1979-1984) fokus pada pencapaian pertumbuhan ekonomi, stabilitas nasional, dan pemerataan pembangunan dengan penekanan pada sektor pertanian dan industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan baku.

Fokus Repelita IV (1984-1989) dan Repelita V (1989-1994), selain berusaha mempertahankan kemajuan di sektor pertanian, juga mulai bergerak menitikberatkan pada sektor industri khususnya industri yang menghasilkan barang ekspor, industri yang menyerap tenaga kerja, industri pengolahan hasil pertanian, dan industri yang dapat menghasilkan mesinmesin industri.

BACA:  Sejarah Kalender Masehi dan Dasar Perhitungannya

Kondisi ini berdampak positif bagi ekonomi di Indonesia, yakni peningkatan ekonomi dari rata-rata 3% menjadi 6,7% per tahun, pendapatan rata-rata penduduk dari 80 dolar Amerika dapat ditingkatkan menjadi 170 dolar Amerika, serta tingkat inflasi dapat ditekan menjadi 47,8% pada akhir Pelita I.

Nah, demikian pembahasan kita tentang jawaban dari soal :
Peninggalan Zaman Batu Tua, Batu Tengah, Batu Baru dan Batu Besar
Semangat Belajar, Good Luck. ^-^

 

BACA JUGA:

© 2022 GURULESPRIVAT.NET