Pengertian, Struktur dan Fungsi Sel Dalam Tubuh Manusia

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang :
Pengertian, Struktur dan Fungsi Sel Dalam Tubuh Manusia
Disimak baik-baik ya…

 

a. Pengertian Sel
Sel adalah kumpulan materi paling sederhana yang merupakan unit penyusun semua makhluk hidup, sel merupakan unit dasar dari suatu kehidupan dan tidak dijumpai dalam kehidupan unit-unit yang lebih kecil dari sel.

Sel dapat kita temukan dalam berbagai jenis makhluk hidup yakni sel manusia, sel hewan dan sel tumbuhan.

Secara umum sel hewan tidak berbeda jauh dengan sel manusia sedangkan sel tumbuhan memiliki perbedaan signifikan dengan sel manusia dan juga sel hewan.

Baca Juga : Pengertian, Struktur dan Fungsi Jaringan Dalam Tubuh Manusia

b. Struktur Sel
Sel terbagi menjadi dua kelompok utama, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Kedua jenis sel tersebut sama-sama mempunyai perintang selektif atau membran plasma dan sitoplasma. Membran plasma ini menyelebungi sitosol, tempat organel sel berada.

 

Semua sel mengandung kromosom yang membawa gen dalam bentuk DNA dan ribosom yang membuat protein dengan instruksi dari gen.

Sel Prokariotik

Berasal dari kata yunani pro dan karyon. Pro artinya sebelum dan karyon, artinya inti. Jadi sel prokariotik berarti “sebelum inti”. Bagian dalam sel prokariot disebut sitoplasma. Sel prokariotik tidak memiliki nukleus sejati karena bahan intinya masih tersebar di dalam sitpolasma dan belum di selubungi oleh membran inti.

BACA:  Pengertian dan Manfaat Reboisasi bagi Kelestarian Alam

Sel Eukariotik
Termasuk golongan yang memiliki struktur lebih maju yaitu sama dengan sel tumbuhan dan binatang. Eukariotik sebagai kelompok organisme yang sel- selnya mengandung nukleus dan dikelilingi oleh membran nukleus.

c. Bagian-Bagian Sel
Terdapat beberapa bagian sel dalam tubuh manusia, yakni :
1. Nukleus dan nukleolus
Struktur dan fungsi sel yang paling utama terletak pada inti sel atau bagian nukleus dan nukleolus. Nukleus merupakan bagian tengah sel yang mengendalikan keseluruhan proses sel tubuh.

Di dalam nukleus, terdapat kumpulan benang kromatin yang mengandung DNA. Selain benang kromatin, di dalam nukleus terdapat nukleolus yang merupakan bagian padat pada ribonucleic acid (RNA) yang membantu proses pembentukan protein di sel.

 

2. Sitoplasma
Sitoplasma merupakan cairan yang mengisi sel yang mengandung berbagai zat yang koloid. Fungsi kehidupan utama berlangsung di sitoplasma. Di dalam sitoplasma terdapat organel-organel yang melayang-layang dalam cairan kenta

BACA:  Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan Meliputi Strukturnya

3. Sitoskeleton
Sitoskeleton terdiri dari 2 kata yaitu sito yang artinya sel, dan skeleton yang artinya rangka. Sitoskeleton adalah rangka sel yang berbentuk benang-benang halus atau filamen-filamen protein dan menyebar di sitosol, sitoskeleton juga berfungsi untuk mengatur pergerakan yang ada di dalam sel dan mempertahankan organel-organel sel untuk tetap stay di tempatnya masing-masing.

4. Ribosom
Ribosom berbentuk butiran-butiran bulat yang melekat sepanjang retikulum endoplsma ada pula yang soliter (hidup sendiri terpisah) yang bebas di sitoplasma. Ribosom berfungsi sebagai tempat untuk sintesis protein.

5. Retikulum endoplasma
Retikulum endoplasma yaitu struktur benang-benang yang bermuara di inti sel (nukleus). Ada dua jenis RE yaitu RE granuler (RE kasar) dan RE Agranuler (RE halus). Retikulum endoplasma berfungsi menyusun dan menyalurkan zat-zat ke dalam sel atau alat transportasi zat-zat dalam sel.

6. Lisosom
Sel juga memiliki kotoran atau senyawa yang tidak digunakan setelah proses metabolisme sel berakhir. Lisosom merupakan organ sel yang mengandung enzim pencernaan yang berperan dalam pemecahan senyawa-senyawa tersebut.

7. Badan golgi
Disebut sebagai aparatus golgi merupakan struktur dan fungsi sel yang berperan dalam pengumpulan lemak dan protein dari retikulum endoplasma ke vesikel yang akan menyalurkannya ke bagian-bagian sel lainnya.

BACA:  Fungsi Beberapa Alat di Laboratorium Kimia

8. Vakuola dan vesikel
Adalah dua struktur dan fungsi sel yang berperan dalam penyaluran komponen-komponen dalam sel ke berbagai bagian sel. Perbedaan vakuola dan vesikel terletak pada kemampuan vesikel yang mampu menyatu dengan bagian-bagian sel lainnya.

9. Membran sel
Membran sel merupakan batas antara lingkungan luar dengan bagian dalam sel. Membran sel bersifat selektif permeabel, yaitu hanya dapat dilewati oleh zat-zat tertentu, seperti glukosa, asam amino, gliserol dan ion

d. Fungsi Sel
Secara umum sel dalam tubuh manusia memiliki fungsi sebagai berikut:
1. Pembentukan tubuh dan organnya
2. Pertumbuhan dan perkembangan tubuh
3. Proses reproduksi
4. Penyaluran nutrisi, kotoran, dan senyawa lainnya dalam tubuh
5. Proses metabolisme
6. Produksi energi untuk tubuh

Nah, demikian pembahasan kita kali ini tentang Pengertian, Struktur dan Fungsi Sel Dalam Tubuh Manusia

Jika masih ada yang belum jelas atau ada yang ingin ditanyakan kembali, silahkan comment di kolom komentar ya,,,

Semangat Belajar, Good Luck.

Ref : gramedia.com

BACA JUGA:

© 2022 GURULESPRIVAT.NET