Pengertian Buku Fiksi Meliputi Jenis dan Fungsinya

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas jawaban dari soal berikut:
Pengertian Buku Fiksi Meliputi Jenis dan Fungsinya
disimak baik-baik ya…

Pengertian Buku Fiksi

Kata fiksi diambil dari kata fiction yang berarti khayalan, rekaan, tidak berdasarkan kenyataan. Muhardi & Hasanuddin dalam buku Prosedur Analisis Fiksi (2021) menerangkan bahwa fiksi adalah salah satu genre sastra yang diciptakan dengan mengandalkan pemaparan tentang seseorang atau suatu peristiwa.

 

Dalam karya fiksi, peristiwa atau tokoh ditulis sedemikian rupa sehingga membuat pembaca menganggapnya seperti benar-benar ada dan telah pernah ada. Meskipun peristiwa atau tokoh tersebut hanya karangan semata.

Fiksi merupakan lawan kata untuk nonfiksi, yang tokoh-tokohnya memegang tanggung jawab untuk menampilkan fakta sejarah dan faktual; akan tetapi, perbedaan antara fiksi dan nonfiksi bisa menjadi tidak jelas, misalnya dalam sastra pascamodern.

BACA:  Palung Mariana: Fakta, Letak dan Kedalaman

Jenis Buku Fiksi
Berikut adalah jenis-jenis buku fiksi:

1. Cerita Pendek (cerpen)
Cerita pendek atau cerpen termasuk salah satu jenis buku fiksi. Dalam sebuah cerpen, cerita yang dipaparkan adalah hasil dari imajinasi penulis, bukan kenyataan dan tidak berlandaskan pada fakta.

2. Novel
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), novel adalah “karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian cerita kehidupan seseorang dengan orang di sekelilingnya dengan menonjolkan watak dan sifat setiap pelaku”. Dengan demikian, novel pun termasuk ke dalam buku fiksi.

 

Untuk membedakan dengan jenis buku fiksi yang lainnya, sebuah novel harus memiliki ciri-ciri sebagai tertentu, di antaranya:

  • Paling tidak terdiri dari 35.000 kata
  • Menggunakan gaya penulisan deskriptif dan naratif
  • Memiliki alur cerita yang kompleks. Jadi harus ada konflik awal, klimaks, antiklimaks, hingga bagian penyelesaian konflik
BACA:  Hak dan Kewajiban Dalam Pemanfaatan BBM​

3. Komik
Pada dasarnya, komik memang diciptakan sebagai hiburan. Seperti namanya yang diambil dari kata “komikus” dalam bahasa Yunani, dan “comique” dalam bahasa Perancis yang berarti lucu.

Tokoh, alur, cerita, moral, tema, gambar, hingga bahasa dalam komik disusun dengan menggabungkan teks dengan visual. Jadi penulis komik harus menguasai teknik menulis, menyampaikan cerita, dan juga menggambar. Seperti namanya yang diambil dari kata “komikus” dalam bahasa Yunani, dan “comique” dalam bahasa Perancis yang berarti lucu.

4. Kumpulan Dongeng
Kumpulan dongeng juga merupakan jenis buku fiksi. Buku yang memuat berbagai cerita rakyat ini sangat disukai oleh anak-anak sebagai contoh Timun Emas, Malin Kundang, Sangkuriang, Si Kancil, dan sebagainya. Dongeng-dongeng tersebut merupakan fiksi yang ditulis menggunakan imajinasi penulis.

 
BACA:  Kegiatan Perdagagan di Indonesia pada Masa Hindu-Budha

5. Cerita Bergambar (cergam)
Cergam adalah cerita yang dilengkapi dengan gambar. Dengan kata lain, isinya masih berupa cerita, dan gambar berperan untuk melengkapi cerita tersebut. Sementara komik, isinya adalah kumpulan gambar yang mengandung cerita. Adapun contoh dari cergam adalah buku Kampungan Romansa, si Cacing dan Cerita Kesayangannya, dan lain sebagainya.

Fungsi Buku Fiksi

Berikut adalah fungsi buku fiksi:
1. Media Penularan Pikiran Kreatif.
2. Merangsang Pembaca untuk Mengenali, Menghayati, Menganalisis, serta Merumuskan Nilai-nilai Kemanusaiaan.

Nah, demikian pembahasan kita tentang jawaban dari soal:
Pengertian Buku Fiksi Meliputi Jenis dan Fungsinya
Semangat Belajar, Good Luck. ^-^

BACA JUGA:

© 2022 GURULESPRIVAT.NET